Pekerjaan seorang wartawan online tidak jauh berbeda
dengan wartawan pada umumnya. Mereka juga bekerja mencari informasi dan
mengolahnya menjadi berita. Yang membedakan antara wartawan online dengan wartawan
media cetak adalah seorang wartawan online dituntut untuk bekerja ekstra cepat
karena ketika wartawan tersebut medapatkan informasi, Mereka dituntut untuk segera
mengolah informasi tersebut menjadi sebuah berita dan ketika berita telah selesai
dibuat, watrawan tersebut harus segera memposting berita tersebut ke media di mana
mereka bekerja.
Selain itu, wartawan
media online juga dituntut harus serba bisa. Wartawan online tidak hanya
dituntut bisa menulis berita dengan baik, cepat, dan ringkas, tapi mereka juga
harus mampu menguasai banyak hal terkait multimedia sehingga wartawan bisa menjadi
“adaptable journalist ” yaitu wartawan
yang mampu beradaptasi dengan aneka media.
Skill utama wartawan
media online selain bisa menulis adalah menguasai internet dan karakteristik
media online. Serba bisa merupakan salah satu prinsip jurnalistik online yang
terangkum dalam BASIC (Brevity, Adaptability, Scannable, Interactivity,
Community) sebagaimana dikemukakan Paul Bradshaw (Senior Lecturer, Online
Journalism, Magazines and New Media, School of Media, Birmingham City
University, UK (mediacourses.com) seperti yang dipublikasikan di Online
Journalism Blog.
Setelah kita membaca
tentang penjelasan pekerjaan wartawan online, dapat disimpulkan bahwa "Andai Saya Menjadi Wartawan Online" Saya akan selalu siap mencari dan mengolah informasi secara
cepat, tepat, dan sesuai dengan fakta. Selain itu saya juga akan selalu mencari dan membuat
berita yang up-to date, agar para pembaca tidak bosan membaca situs media online di mana
tempat saya bekerja.






